
Gresik, 8 Juli 2026 – Program Studi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik kembali menyelenggarakan Kuliah Pakar sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi akademik mahasiswa. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini mengangkat tema “Keluarga Berencana sebagai Upaya Promotif dan Preventif dalam Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi”dan diikuti oleh seluruh mahasiswa Program Studi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan.
Kuliah pakar menghadirkan Dr. Ika Mardiyanti, S.ST., Bdn., M.Kes sebagai narasumber yang menyampaikan materi mengenai pentingnya program Keluarga Berencana (KB) sebagai salah satu strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak. Kegiatan dipandu oleh Emiliana, S.Keb., M.Keb selaku moderator yang memfasilitasi jalannya diskusi secara interaktif.
Dalam pemaparannya, Dr. Ika Mardiyanti menjelaskan bahwa program Keluarga Berencana tidak hanya berfokus pada pengaturan jumlah anak, tetapi juga berperan dalam mewujudkan kehamilan yang direncanakan, mengatur jarak kelahiran yang ideal, serta mengurangi risiko komplikasi pada ibu dan bayi. Melalui penerapan program KB yang tepat, diharapkan dapat menurunkan angka kehamilan berisiko, mencegah kehamilan yang tidak diinginkan, serta berkontribusi terhadap penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).
Selain membahas konsep dan kebijakan program KB di Indonesia, narasumber juga mengulas berbagai metode kontrasepsi, konseling berbasis kebutuhan pasangan usia subur, serta peran bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan reproduksi yang komprehensif, berkesinambungan, dan berpusat pada pasien (women-centered care). Mahasiswa juga diajak memahami pentingnya komunikasi efektif dan edukasi kepada masyarakat agar mampu meningkatkan kesadaran dalam merencanakan kehidupan keluarga yang sehat dan berkualitas.
Suasana kuliah berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang tinggi. Berbagai pertanyaan diajukan mahasiswa terkait tantangan implementasi program KB di masyarakat, strategi meningkatkan cakupan pelayanan kontrasepsi, hingga peran bidan dalam menghadapi isu kesehatan reproduksi di era saat ini. Diskusi yang berlangsung memberikan wawasan baru serta memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap implementasi pelayanan kebidanan berbasis promotif dan preventif.
Ketua Program Studi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan menyampaikan bahwa kegiatan kuliah pakar merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori dengan praktik profesional sehingga siap menjadi bidan yang kompeten, profesional, serta berkontribusi dalam pencapaian target pembangunan kesehatan nasional, khususnya dalam penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi.
Program Studi Sarjana Kebidanan dan Profesi Bidan Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gresik akan terus menghadirkan berbagai kegiatan akademik yang melibatkan pakar di bidangnya sebagai bentuk penguatan kompetensi lulusan serta implementasi pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE).